Berita

Ketua DPP GMNI, Arjuna Putra Aldino/Net

Politik

GMNI: Agama Bukan Musuh Pancasila

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 23:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) tidak setuju dengan pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi yang menyatakan bahwa agama adalah musuh Pancasila.

Menurut Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino dalam filosofi Ketuhanan Yang Maha Esa yang diungkapkan Bung Karno tidak menjadikan agama sebagai musuh. Justru filosofi Ketuhanan Yang Maha Esa digali dari bumi masyarakat Indonesia memuat pengakuan terhadap keragaman keyakinan, kepercayaan dan keimanan terhadap agama.

"Dalam Pidato-pidato Bung Karno sebagai penggali Pancasila tidak ada frase yang mengatakan agama sebagai musuh. Justru filosofi Ketuhanan Yang Maha Esa hidup dalam masyarakat Indonesia yang punya keragaman keyakinan dan keimanan terhadap agama," tutur Arjuna (12/02).


Arjuna menambahkan, pernyataan Kepala BPIP ini menurutnya bisa mendistorsi pemahaman terhadap Pancasila. Menurut Arjuna, jika membaca pernyataan tersebut, Kepala BPIP tidak bisa membedakan antara agama dan "egoisme agama".

"Kalau dibaca dari pernyataanya, mungkin maksudnya adalah egoisme agama, sikap memaksakan kehendak terhadap satu penafsiran agama. Bukan agama itu sendiri. Harus dibedakan secara ketat dong. Jika tidak, bisa bias dan distorsi terhadap Pancasila," tambah Arjuna

Egoisme agama menurut Arjuna bukanlah agama. Melainkan penafsiran subjektif seseorang terhadap ajaran agama yang dipengaruhi oleh keberadaan sosial dan kepentingannya yang mempengaruhi corak berpikirnya.

"Jika egoisme agama itu berbasis penafsiran subjektif yang berangkat dari latar sosial historis dan kepentingan yang mempengaruhi corak berpikir si penafsir. Maka penafsiran terhadap sebuah ajaran bisa bermacam-macam, ada yang konservatif, moderat dan progresif," jelas Arjuna

GMNI meminta Kepala BPIP agar tidak memberi penjelasan tentang Pancasila sepotong-sepotong. Namun dengan forum yang lebih ilmiah dan inklusif.

"Kepala BPIP jangan terbiasa membahas Pancasila sepotong-sepotong seperti ini. Bisa terjadi simplifikasi terhadap Pancasila. Dibuka forum yang lebih ilmiah dan inklusif, sehingga bisa menghasilkan kesimpulan yang bisa dipertanggungjawabkan. Karena Pancasila dihasilkan oleh pergulatan pemikiran yang kompleks dari para pendiri bangsa," tutup Arjuna.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya