Berita

Suasana kericuhan Kongres PAN/Repro

Politik

Saksi Mata: Mulfachri Pimpin Langsung Kelompok Preman Di Arena Kongres PAN

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 19:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) di Kendari, Sulawesi Tenggara, memang sudah selesai. Zulkifli Hasan yang berhasil mempertahankan kursi kekuasaannya menutup kongres dengan manis, Rabu sore (12/2).

Namun cerita mengenai kehadiran kelompok preman di arena kongres yang berbuntut pada aksi saling lempar kursi dan perkelahian hingga ke area parkir di luar gedung masih terus mewarnai.

Ketua Pantia Daerah Kongres V PAN, Abdurahman Shaleh, menjadi saksi dalam kericuhan kemarin (Selasa, 11/2). Menurutnya, kericuhan terjadi tak lama setelah skorsing dicabut dan sidang dibuka kembali.


"Mulfachri merangsek masuk ke arena kongres dengan ratusan preman yang sudah disiapkan,” ujarnya.

Menurut  Ketua DPD Sultra itu Mulfachri juga mempimpin langsung para preman tersebut dengan memberitahu siapa yang harus jadi target kemarahannya.

"Situasi  mencekam di arena Kongres PAN karena Mulfachri Harahap ingin menghalalkan segala cara merebut kursi ketum PAN," tandas dia yang selama pelaksanaan Kongres PAN berkordinasi dengan pihak kepolisian.

Salah seorang korban kericuhan, Tedi Kurniawan yang merupakan Ketua DPD Tanggamus, Lampung, mendapatkan lima jahitan dari luka di bagian kepala akibat aksi kekerasan tersebut.

Sedangkan, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah menilai, bahwa apa yang dilakukan oleh Mulfachri dapat menghancurkan reputasi PAN.

“Citra yang dibangun (Mulfachri) jelas tidak sesuai dengan reputasi PAN,” ujar Dedy Kurnia Syah.

Pada kesempatan berbeda, seorang politisi senior PAN yang mendukung Mulfachri Harahap mengatakan, justru pihak Mulfachri yang menjadi korban dalam aksi kekerasan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya