Berita

Tim Medis Sedang Periksa Pasien/Net

Dunia

Korban Virus Corona Kian Bertambah, Kian Bertambah Pula Yang Dipecat Dari Jabatannya

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 | 17:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korban virus corona telah mencapai 1.081 orang meninggal dan 43.101 orang terjangkit, menurut data per Selasa, (11/1). Bertambahnya korban membuat pemerintah China memecat dua pejabat yang dianggap paling bertanggungjawab.

Kedua pejabat senior yang dipecat adalah Sekretaris Komisi Kesehatan Provinsi Hubei Zhang Jin, dan Direktur Komisi Kesehatan Provinsi Hubei Liu Yingzi.

Sebelumnya, media pemerintah China People's Daily, melaporkan, beberapa pejabat lain juga kehilangan pekerjaan termasuk wakil direktur Palang Merah setempat. Mereka dianggap melalaikan tugas terkait penanganan wabah 2019-nCoV.


Semenjak wabah ini menerjang Wuhan dan beberapa wilayah China, ada ratusan pemecatan, investigasi, dan sanksi peringatan dari pemerintah terhadap aparat yang dianggap paling bertanggungjawab.

Selain dipecat dari jabatan mereka, para pejabat juga dihukum oleh Partai Komunis yang berkuasa di China.

Kepala biro statistik Wuhan telah dipecat. "Juga dengan peringatan intra-partai yang serius serta sanksi administrasi serius karena melanggar peraturan terkait pendistribusian masker wajah," tulis media pemerintah China. Kepala Komisi Kesehatan Huanggang, kota terparah kedua di Hubei setelah Wuhan, juga telah dipecat.

Kian bertambahnya korban, serta semakin banyak pemecatan kepada pejabat, membuat China semakin menuai kritik dari publik.

Presiden China Xi Jinping telah menyerukan langkah-langkah tegas untuk kasus ini. Senin kemarin (10/2) ia bertemu dengan para pekerja medis dan pasien yang terkena dampak wabah tersebut di sebuah rumah sakit di Beijing.

"Dia menyerukan langkah-langkah yang lebih tegas untuk mencegah (penyebaran) wabah itu," lapor CGTV dalam siarannya, mengutip seruan Xi Jinping.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya