Berita

Qingjing Farm yang dipenuhi oleh pengunjung/RMOL

Dunia

Qingjing, Tempat 'Kabur' Masyarakat Urban Taiwan

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 | 08:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bagi Anda yang ingin 'kabur' atau melarikan diri dari kepenatan dan hiruk pikuk perkotaan, mungkin padang rumput yang membentang luas dengan kabut menghiasi di atasnya seperti di Qingjing Farm bisa jadi pilihan.

Berlokasi di Distrik Nantou, Qingjing menjadi salah satu surga wisata alam yang sederhana di Taiwan bagian tengah. Membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam 30 menit untuk bisa sampai ke Qingjing dari kota Taichung menggunakan bis.

Ketika tiba, Anda akan disuguhkan 760 hektar hamparan padang rumput hijau dengan domba-domba dan pohon-pohon di sekelilingnya. Bukan hanya pemandangannya yang luar biasa, tempat wisata yang dikelola di bawah Kementerian Pertahanan Taiwan ini juga memiliki berbagai pertunjukkan menarik.


Dikenal sebagai wilayah peternakan dan pertanian, Qingjing menghadirkan berbagai atraksi yang membuat mata tidak akan berkedip. Seperti cukur bulu domba dan rodeo kuda.

Ada 354 domba yang diternakkan di Qingjing Farm. Setidaknya itu yang dikatakan oleh seorang tour guide bernama Mr. Lu Luke yang menemani lima orang wartawan asal Indonesia di Pulau Ubi itu selama enam hari.

Melihat bagaimana peternak menggiring dan mencukur bulu tebal putih mamalia tersebut membuat banyak pengunjung tertarik. Bangku penonton bahkan diisi penuh oleh wisatawan domestik dan mancanegara.

Bulu-bulu domba sendiri dijadikan banyak hal, mulai dari boneka hingga patung domba itu sendiri. Selain bulu, susu domba juga menjadi produk yang banyak digemari. Termasuk olahannya yang dijadikan masker, sabun, susu, permen, dan lainnya

Setelah itu, pengunjung juga dimanjakan dengan atraksi rodeo kuda. Beberapa penunggang kuda dalam berbagai formasi menunjukkan kelihaiannya. Beberapa bahkan membuat terperangah hingga bertepuk tangan dengan meriahnya.

Qingjing sendiri diterangkan oleh Mr. Lu sebagai area pertanian yang diberikan pemerintah kepada para mantan pejuang alias veteran untuk dikelola di bawah Biro Veteran dari Kementerian Pertahanan. Qingjing Farm sendiri dibentuk menjadi taman wisata pada 20 Februari 1961.

"Jadi para veteran yang mengelola di bawah Biro Veteran Kementerian Pertahanan. Wilayah ini juga menjadi konservasi alam, jadi tidak boleh ada yang menebang sembarangan," ujar Mr. Lu.

Alhasil, banyak tanaman dan pohon cukup terbilang langka di Taiwan dilestarikan di sini. Misalnya seperti sakura putih, Japanese Cedar, Chinese Cork Oak, Kikuyu Grass, Taiwan Cherry, Taiwan Incense Cedar, hingga Chinese Fir.

Untuk bisa merasakan kesejukan dan ketenangan dari Qingjing Farm, anda hanya perlu merogoh kocek sebesar 200 dolar baru Taiwan (NT) atau setara dengan Rp 91.212 (Rp 456/dolar NT).

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya