Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan/Istimewa

Politik

Arteria Dahlan: Kalau Eks ISIS Masih WNI, Negara Harus Hadir

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 17:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah harus benar-benar memastikan status kewarganegaraan eks kombatan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Jika masih berstatus warga negara Indonesia (WNI), maka mereka masih mempunyai hak konstitusi.

"Sepanjang kalau masih WNI, haknya belum hilang. Negara harus tetap hadir," kata anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2).

Mengenai kekhawatiran tindakan teror dan penyebaran paham radikal yang kemungkinan timbul pasca kepulangan mereka, negara telah memiliki beragam instrumen untuk menangkalnya.


"Itu kewajiban negara. Kita punya banyak elemen, kelengkapan, dan instrumen. Ada BNPT, Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Kemendagri. Itu akan jadi tugas sendiri bagi teman-teman untuk menjalankan giat tersebut," lanjut politisi PDIP ini.

Lebih lanjut, Arteria Dahlan menilai rencana pemulangan eks WNI kombatan ISIS perlu dilakukan kajian dan disikapi oleh negara. Kembali ditegaskan, negara harus hadir memberikan perlindungan kepada semua warganya.

"Bukan hanya karena hal demikian (eks ISIS), yang bersangkutan tidak mendapat perlakuan perlindungan. Proporsional, cermati betul, lakukan klasterisasi yang melawan ideolog di luar kepatutan negara," tegasnya.

"Saya hanya menyatakan, mereka tetap menjadi tanggung jawab negara sepanjang hak sebagai WNI masih ada," demikian Arteria Dahlan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya