Berita

Menteri Agama Fachrul Razi saat rapat dengan Komisi VIII DPR/Istimewa

Politik

Stafsus Menteri Agama: Ada 4 Kebijakan Menteri Agama Yang Luput Dari Perhatian Publik

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 09:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di antara jajaran menteri di Kabinet Indonesia Bersatu, boleh jadi Menteri Agama Fachrul Razi adalah sosok yang kerap mendapat sorotan. Terutama disebabkan oleh sejumlah pernyataan yang dianggap kontroversial.

Hal itu diperkuat dengan hasil survei 100 hari Kabinet Presidn Joko Widodo. Di mana Kementerian Agama dinilai sebagai kementerian yang terburuk.

“Yang saya pantau, apa yang Menteri Agama katakan kerap diambil tidak utuh. Tapi saya menyikapi hal itu sebagai sebuah wujud cinta teman-teman media dan masyarakat untuk membantu mengawal Menteri Agama terus bekerja baik dan lebih baik lagi menakhodai Kementerian Agama sesuai dengan visi misi Presiden Jokowi,” kata Staf Khusus Menteri Agama, Ubaidillah Amin Moch, dalam keterangannya, Senin (10/2).


“Saya berbicara di sini tidak ingin mengklarifikasi pemberitaan Menteri Agama yang dinilai kontroversial beberapa bulan ini, karena memang sudah jelas dan tidak perlu ada klarifikasi lagi,” imbuhnya.

Ubaidillah juga mengungkapkan, sebenarnya ada beberapa kebijakan Menteri Agama yang telah dimuat media, tetapi tampanya masih luput dari perhatian publik.

Pertama terkait toleransi bergama yang menjadi visi misi Presiden Jokowi. Menurut Ubaidillah, Menteri Agama langsung mencontohkan dirinya dan mengajak semua jajaran Kemenag, baik di tingkat pusat maupun daerah, hadir dalam beberapa perayaan hari besar agama yang diakui di indonesia. Untuk beberapa kasus intoleransi, Menteri Agama mencoba menyelesaikannya dengan soft.

Akan tetapi publik terkadang tidak sabar, kemudian menerima informasi yang salah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dalam hal ini, Ubaidillah menilai ada pihak yang ingin memanfaatkan kondisi tersebut dan menjustifikasi Menteri Agama lamban dalam bekerja.

Kedua, Menag Fachrul Razi beberapa kali menyatakan bahwa Kementerian Agama yang selama ini dikesankan marak “hengki pengki” dalam penempatan jabatan, proyek pengadaan, dan lainnya sudah mulai berubah. Ubaidillah ingin masyarakat menilai itu sebagai komitmen yang dilakukan Fachrul Razi, meskipun diakui perubahan belum terjadi secara keseluruhan.

Buktinya, lanjut Ubaidillah, di acara penandatanganan megaproyek SBSN pembangunan 6 Universitas Islam Negeri (proyek 6 in One), yang juga dihadiri oleh rekanan, Fachrul Razi dalam sambutannya menegaskan tidak boleh ada permainan dalam proyek di Kementerian Agama.

Ketiga, Menteri Agama telah memberikan percepatan khusus untuk lansia (di atas umur 65 tahun) agar didahulukan dalam pemberangkatan haji, yaitu sebanyak 1 persen dari kuota haji. Selain itu Menteri Agama benar-benar akan melakukan penyaringan petugas pendamping haji supaya petugas haji yang ikut mengawal jamaah indonesia benar-benar bebas dari paham-paham radikalisme.

Pasalnya, Menag mendapatkan laporan ada sejumlah petugas haji yang mendoktrin jamaah paham-paham radikalisme ketika melakukan pendampingan. Menag menegaskan akan memulangkan dan memenjarakan petugas haji yang mempengaruhi jamaah haji Indonesia dengan paham-paham radikalisme.

Keempat, terkait Undang-Undang Pondok Pesantren. Fachrul Razi secara khusus menyampaikan agar jajaran Direktorat Pesantren Kementerian Agama mengajak pihak-pihak pesantren tradisional dan dari berbagai ormas Islam memberikan masukan rumusannya. Sehingga ketika UU Pesantren diterapkan akhir tahun ini benar-benar bisa dirasakan oleh stakeholder pesantren, khususnya pondok pesantren tradisonal yang jumlahnya sangat banyak.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya