Berita

Ujang Komaruddin/Net

Politik

Pengamat: Kalau Sri Mulyani Dinilai PDIP Bekerja Buruk Berarti Jokowi Juga Dong

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 08:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kritik tajam disampaikan kader senior PDIP Effendi Simbolon kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani. Disebutkan Effendi Simbolon bahwa kerja dari menteri keuangan terbaik dunia itu justru menghambat kinerja Presiden Joko Widodo.

Bagi pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin, pernyataan Effendi Simbolon itu tidak objektif dan kurang adil. Pasalnya, bagaimanapun Sri Mulyani merupakan pembantu yang dipercaya oleh Jokowi.

“Artinya, jika menterinya jelek, presidennya juga jelek dong. Kalau menterinya bagus, presidennya juga bagus,” tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL Senin (10/2).


Menurutnya, Sri Mulyani adalah pilihan Jokowi yang artinya semua kinerja mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu juga sesuai dengan yang diinginkan Jokowi.

“Sesungguhnya itu tidak adil,” tekannya mengomentari kritik Effendi Simbolon.

Effendi Simbolon sempat mengeluarkan pernyataan agar Menteri Keuangan Sri Mulyani diganti dengan sosok yang dapat mendongkrak program pemerintah. Ini lantaran semua program Jokowi bagus, tapi tidak didukung anggaran yang cukup.

“Sektor (keuangan) ini yang jadi faktor utama. Kalau diperlukan ya dicari menteri keuangan yang fresh yang punya nilai jual di pasar. Bukan tak suka tapi buktinya sampai tahun ke-6 ini enggak ada poin yang jadi nilai jual lalu mendongkrak ke programnya Pak Jokowi. BPJS defisit, semua defisit," tegasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya