Berita

Cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno/RMOL

Nusantara

Dinilai Lamban, Aktivis Jakarta Minta Prasetio Percepat Pemilihan Wagub DKI

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 05:01 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Proses pemilihan wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang bertele-tele membuat resah publik ibukota. Termasuk sejumlah aktivis Jakarta.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi dianggap sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas terkatung-katungnya tahapan pemilihan Wagub.

Padahal sejak tiga pekan lalu, dua parpol pengusung Anies-Sandi sudah menyodorkan kader terbaiknya masing-masing untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sudah hampir 18 bulan menjomblo.


Dua Cawagub yang sudah berancang-ancang memperebutkan kursi DKI 2 adalah, Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra.

Bahkan Nurmansjah dan Riza sudah menggelar safari politik ke fraksi-fraksi DPRD untuk memohon dukungan para politisi Kebon Sirih.

"Insya Allah Senin kami aktivis Jakarta akan menemui Prasetio di DPRD," kata Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah di Wisma Garuda, Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Minggu (9/2) seperti dilansir dari Kantor Berita RMOLJakarta.

Selain Amir Hamzah, sejumlah aktivis Jakarta yang mendorong Prasetio agar mempercepat pemilihan Wagub adalah, Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga, Ketua Umum Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto, Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS) M Syaiful Jihad, aktivis Prodem Syafti Hidayat dan Ketua Jakarta Procurement Monitoring (JPM) Ivan Parapat.

"Kami akan mengawal peralihan posisi Wagub dari Sandiaga Uno ke Riza Patria," kata Rico Sinaga menambahkan.

Amir mengharapkan paling lambat awal Maret, kursi DKI 2 sudah terisi. Dengan begitu, roda pemerintahan DKI akan kembali berjalan normal.

"Apabila Prasetio menemui hambatan soal tata tertib DPRD atau tata tertib pemilihan, kami siap mensupport," tegas Amir.

"Perlu diingat bahwa DPRD juga bagian dari pemerintahan daerah," sambungnya.

Selain itu, Amir mengingatkan bahwa pada akhir Februari tim audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah mulai melakukan pemeriksaan APBD 2019.

"Sehingga keberadaan Wagub sangat vital dalam hal audit BPK, apabila ingin Pemprov kembali meraih penilaian WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)," pungkas Amir.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya