Berita

Jokowi dan Sri Mulyani/Net

Politik

PDIP Sudah Bersuara, Baiknya Jokowi Segera Ganti Sri Mulyani

MINGGU, 09 FEBRUARI 2020 | 19:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pertumbuhan ekonomi yang hampir anjlok ke angka 4 persen di tahun 2019 mendapat kritikan tajam dari partai penguasa, PDI Perjuangan.

Politisi senior PDIP Effendi Simbolon geram lantaran Menteri Keuangan Sri Mulyani gagal membawa Indonesia terbang sesuai dengan target Jokowi, ekonomi tumbuh 7 persen.

Ketua DPP Partai Gerindra, Iwan Sumule berharap kritikan dari partai pengusung utama itu didengar. Artinya, Sri Mulyani yang sudah menemani hingga 6 tahun pemerintahan Jokowi segera dipecat.
 

 
“Nah, PDIP pun bersuara. Bukan hasilkan uang, yang ada hasilkan utang yang menggunung. Kelola uang negara pun tak becus. Kebocoran di mana-mana,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (9/2).

Iwan Sumule berharap Jokowi bisa dengan segera mencopot menteri berpredikat terbaik dunia yang gagal memenuhi target pertumbuhan ekonomi tersebut. Jika tidak segera, maka legasi kegagalan akan mengancam Jokowi di penghujung jabatan nanti.

“Pak Jokowi sebaiknya segera pecat Menkeu Sri Mulyani, sebelum Indonesia hancur karena utang ugal-ugalan yang dilakukan menkeu,” tutupnya.

Dalam hal ini, Effendi Simbolon menilai Sri Mulyani tidak mampu mengikuti kerja cepat presiden. Sri Mulyani  tidak mendukung program-program Kabinet Indonesia Maju dalam hal kecukupan anggaran.

"Kita bicara likuiditas anggaran, dan kita defisit hampir Rp 400 triliun. Sementara itu, menjadi salah satu faktor penyebab terhambatnya pertumbuhan karena laju likuiditas. Saya tidak tahu Pak Jokowi begitu senangnya lihat Bu Sri Mulyani, tetapi menurut saya perlu diganti," ujar Effendi.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya