Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Kalpalata

MINGGU, 09 FEBRUARI 2020 | 19:24 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ANDA tahu makna Kalpalata? Anda hebat! Semula saya sama sekali tidak tahu-menahu tentang eksistensi apalagi makna kata Kalpalata.

Kalpalata

Di mbah Google pun pada saat naskah ini ditulis, saya gagal menemukan  penjelasan tentang makna kata Kalpalata dalam bahasa Indonesia. Yang ada paling-paling penjelasan dalam bahasa Inggeris tentang  Kalpalata dalam bahasa Sanskrit yang bermakna mediator perdamaian. Ada juga Kalpalatha, Kalpataru, Kalpata Tree, Kalpalathika.


Akhirnya saya mengetahui eksistensi kata Kalpalata bukan karena saya berwawasan pengetahuan luas, namun karena beruntung belaka. Pada saat diundang TV One untuk bicara soal wabah kerajaan tiba di persada Nusantara masa kini, saya beruntung berjumpa Prof. Agus Aris Munandar dari Fakultas Kebudayaan Universitas Indonesia.

Setelah mengetahui saya meminati arkeologi, Prof. Munandar bermurah hati mengirimkan sebuah buku karya beliau berjudul “Kalpatala” dengan sub-judul “Data dan Interpretasi Arkeologi” dengan isi yang terbagi dalam tema arsitektur kuna tentang candi dan kelenteng, telaah prasasti sebagai artefak dan penelusuran akar kebudayaan Indonesia pada masa Hindu-Buddha untuk saya pelajari.

Kalpa Yang Melata


Dari buku Prof. Agus Aris Munandar itu lah saya baru mengetahui bahwa Kalpalata adalah nama ragam hias alias motif desain yang seringkali dipahatkan sebagai ornamen di candi-candi masa klasik tua abad VIII hingga X Masehi dan klasik muda abad XIII hingga XV tanpa saya mengetahui kenapa pada tiga abad di antara X dan XIII tidak ada misalnya masa klasik remaja.

Bentuk Kalpalata lazimnya tanaman menjalar, suluran yang berdaun atau suluran tanpa daun melingkar-lingkar mengisi ruang kosong pada panil-panil dinding candi; ada pula yang keluar dari semacam periuk (kalasa) atau bonggol umbi yang dianggap sebagai rahim emas kehidupan manusia (hiranyagarbha).

Dengan menggunakan judul Kalpalata diharapkan buku Prof. Agus Aris Munandar dapat menjadi inspirasi bagi para peminat kajian yang sama, tergugah untuk menghasilkan karya-karya lain dan ide tentang kajian dapat menjalar ke mana-mana bagaikan tanaman kalpa yang melata.

Inspirasi

Harapan Prof. Munandar sedikit agak terwujud pada diri saya yang awam arkeologi ini. Buku Kalpalata terbukti menjadi inspirasi bahkan motivasi bagi saya untuk mencoba menulis naskah sederhana tentang Kalpalata ini.

Saya tergugah untuk menghasilkan karya lain disertai harapan dapat menjalar ke mana-mana bagaikan tanaman kalpa yang melata bagi para meminat kajian arkeologis terhadap warisan mahakarya kebudayaan Nusantara.

Minimal judul naskah yang dimuat Kantor Berita Politik RMOL, Moeslimchoice, Watyutink, Askara dll ini masuk ke dalam alam maya sehingga istilah Kalpalata dalam bahasa Indonesia dapat ditemukan pada perbendaharaan kata mbah Google. Terima kasih, Prof Agus Aris Munandar!

Penulis adalah pembelajar kebudayaan dunia

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya