Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Serius Capai Target 60 Persen Kemenangan, Golkar Lampung Seleksi 57 Bakal Calon Kepala Daerah

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 22:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kemenangan 60 persen pada Pilkada 2020 yang ditargetkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, disikapi serius oleh DPD Partai Golkar Lampung.

Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung, Supriyadi Hamzah menegaskan target itu bukan khayalan belaka. Dia mengaku telah menghitung kekuatan Golkar.

“Target 60 persen itu bukan khayalan, itu memang kita menghitung kekuatan Partai Golkar. Tentunya itu tidak terlepas dari kandidat yang akan kita munculkan,” kata Supriyadi, kepada Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (8/2).


Walaupun pemilu 2019 lalu Golkar belum memperolah suara secara signifikan sebagai pemenang baik nasional maupun di Lampung, Supriyadi mengaku itu bukan kelemahan partai beringin ini.

“Situasi saat itu Golkar tidak mengusung calon, yang mengusung calon adalah PDIP dan Gerindra. Jadi otomasi ke dua partai ini yang kuat pada pemilu kemarin. Tapi bukan berarti bahwa partai Golkar ini di bawah kedua partai itu, belum tentu,” tegasnya.

Dia mengaku sedang mempersiapkan strategi untuk mencapai taget menang 60 persen pada pilkada di 8 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

“60 persen itu berarti 4 atau 5 calonnya. 4 atau 5 kepala daerah yang akan jadi dari kader Golkar. Itu mungkin saja bisa lebih, melihat situasi politik bagus, koalisi kita orang pertama. Jadi kita bisa menang di 7 kabupaten dan kota. 4 atau 5 kepala daerah itu orang pertama, itu 2 atau 3 adalah orang keduanya,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Golkar juga serius dalam penyeleksian bakal calon dengan melakukan wawancara dan survei.

“57 balon ini belum kita diputuskan, nanti akan ada tahapannya. DPP lah yang akan memutuskan, jadi DPP dan provinsi kerjasama untuk mendapatkan calon yang disenangi oleh masyarakat,” tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya