Berita

Bima Arya (kiri)/Net

Politik

Bima Arya: Kebesaran Partai Politik Bukan Soal Status Oposisi Atau Koalisi Pemerintah

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 18:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebesaran sebuah partai tidak serta merta dilihat dari posisinya dalam sebuah pemerintahan. Baik itu bergabung dengan koalisi pemerintah maupun oposisi.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Amanat Nasional, Bima Arya saat mendampingi Asman Abnur mendaftar bakal calon Ketua Umum PAN, di Jakarta Selatan, Sabtu (8/2).

"Kami melihat bahwa kebesaran partai itu tidak tergantung posisi kami terhadap pemerintah. Jadi oposisi atau koalisi sama saja, yang penting partai itu konsolidasi internal," ujar Bima Arya.


Karenanya, Bima Arya menilai sosok Asman Abnur sudah tepat lantaran memiliki misi menyatukan kekuatan PAN dan cenderung dapat diterima oleh semua kalangan di internal PAN.

"Pak Asman ini sosok yang relatif sangat bisa diterima oleh semua pihak. Jadi komunikasi yang baik dengan semua," tuturnya.

Lebih lanjut, Walikota Bogor ini menegaskan bahwa fokus ke depan yang bakal dilakukan oleh Asman Abnur jika terpilih sebagai Ketua Umum PAN yakni melakukan konsolidasi partai. Selanjutnya, bisa menentukan posisi PAN terhadap pemerintah.

"Besar kecilnya partai, jaya atau hancurnya partai ditentukan oleh kami sendiri, bukan oleh hal lain," pungkasnya.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya