Berita

Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul Sedang Membagikan Masker/Net

Dunia

Pusing Hadapi Wabah Virus Corona, Menteri Kesehatan Thailand Geram Ada 'Farang' Tolak Masker Yang Dibagikannya

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 06:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Kesehatan Thailand, Anutin Charnvirakul, sempat murka terhadap turis bule yang keras kepala menolak mengenakan masker pelindung untuk mencegah penularan virus corona. Saking kesalnya ia sempat berkata akan mengusir para turis itu.

Bukan tanpa alasan Anutin merasa kesal. Saat ini wabah virus corona telah membuat cemas. Tercatat sejak 24 Januari 2020 lalu, Thailand mengonfirmasi 25 kasus virus corona di negaranya. Sikap turis itu bukan saja membahayakan dirinya tetapi juga orang lain.

Saat itu, Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul membagikan masker di pintu masuk skytrain Bangkok yang padat. Ia mengeluh karena banyak "farang" – bahasa Thailand untuk sebutan untuk orang bule- yang tidak mengambilnya, bahkan bertindak seolah-olah mereka tidak peduli.


"Orang-orang seperti ini harus kita usir dari Thailand," kata Anutin, mengutip AFP, Jumat (7/2).

Beberapa waktu kemudian, terlihat Anutin menuliskan permintaan maaf di akun media sosialnya terkait ucapannya itu.

Saat ini Thailnd sedang menghadapi kerugian besar akibat penurunan pengunjung dari China, menyusul pelarangan masuknya turis China ke Thailand.

Sementara sektor pariwisata menyumbang 18 persen dari pendapatan nasional Thailand dan China menyumbang seperempat dari total kedatangan wisatawan di sana.
Wakil Direktur Jenderal Departemen Pengendalian Penyakit Dr Tanarak Plipat mengatakan, Thailand kini dalam tahap penularan penyakit.

"Negara ini sekarang dalam tahap penularan penyakit. Sebab, mereka tinggal di tempat-tempat yang penuh dengan wisatawan asing," kata Tanaka.

Sejauh ini, delapan pasien telah pulih dan dipulangkan, sementara 17 lainnya tetap dirawat di rumah sakit. Thailand juga telah mengevakuasi 138 dari 144 warganya dari Wuhan pada Selasa (4/2). 

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya