Berita

Mulfachri Harahap/Net

Politik

Biar Tidak Utang Budi, Mulfachri Harahap Harus Usaha Sendiri

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 18:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perebutan kursi Ketua Umum PAN di Kongres V semakin menghangat. Dalam hitungan hari Kongres Partai berlambang matahari itu akan digelar awal pekan depan di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Selain petahana Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, ada nama-nama lain yang berniat maju merebut kursi ketua umum. Salah satunya adalah Wakil Ketua Umum PAN, Mulfachri Harahap yang maju dengan dukungan politik dari sang pendiri Amien Rais.

Namun cibiran datang. Mulfachri Harahap dianggap tidak banyak melakukan apa-apa dan hanya mendompleng nama besar Amien Rais semata.


Pengamat politik yang tergabung dalam Forum Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi mengatakan, bagaimanapun Amien Rais merupakan figur sentral dalam perpolitikan PAN dan menentukan hampir setiap kebijakan strategis PAN.

"Kongres PAN kali ini akan menentukan signifikansi peran politik Amien Rais sebagai 'King Maker' dalam perpolitikan PAN," ujar Ade saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/2).

Selain itu, kongres juga akan menjadi momentum krusial yang menentukan posisi politik PAN dalam relasinya dengan pemerintahan Jokowi.

Sehingga, wajar saja menurut Ade jika kandidat yang didukung oleh Amien Rais, termasuk Mulfachri Harahap, sangat confidence untuk menang.

Meski demikian, Ade mengingatkan Mulfachri Harahap untuk bekerja keras menggalang dukungan secara pribadi dan menunjukkan kapasitas personalnya dalam bersaing dengan kandidat lain.

"Ini penting bagi kredibilitas dan citra politik Mulfachri Harahap," tegasnya.

Artinya, jika nanti menang, Mulfachri Harahap tidak akan dianggap sebatas kepanjangan tangan Amien Rais. Termasuk, bisa membebaskan Mulfachri Harahap dari posisi utang budi politik, yang dapat membatasi ruang geraknya sebagai ketum. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya