Berita

Bang Ancah (bergitar)/RMOL

Politik

Hensat: Bang Ancah Punya Kans Besar Dampingi Anies Baswedan

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon wakil gubernur DKI Jakarta dari PKS, Nurmansjah Lubis memiliki kans besar mendampingi Gubernur Anies Baswedan dalam mengurus ibukota.

Begitu hasil amatan pendiri lembaga survei Kedaikopi, Hendri Satrio mengenai perebutan kursi panas yang ditinggalkan Sandiaga Uno.

Hensat, sapaan akrabnya memang mengamati bahwa saat ini Ahmad Riza Patria yang diusung Gerindra berada di atas angin. Tapi, dia melihat ada beberapa faktor yang bisa mengangkat Nurmansjah Lubis sebagai pemenang.


Pertama, urainya, PKS bisa mendapatkan suara tambahan dari Partai Nasdem. Ini bisa terjadi karena pengaruh silaturahmi kebangsaan yang dilakukan oleh Presiden PKS Sohibul Iman dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

"Kalau jagoan Gerindra yang notabene didukung oleh koalisi pemerintah ini emang kuat dukungannya, mestinya paripurna akan langsung dilakukan,” ujar Hendri saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (5/2)

Faktor selanjutnya, peluang kemenangan pria yang akrab disapa Ancah tersebut datang dari Anies Baswedan yang menginginkan cawagub yang lebih low profile dan tidak membuatnya merasa terancam dalam pemilu kepala daerah (pilkada) selanjutnya.

“Mas Anies ini pasti akan memilih wagub yang tak akan mengancam dia secara posisi. Seperti halnya Ahok saat memilih Djarot (pada Desember 2014),” ungkap Hensat.

Lebih lanjut, Hendri menyebutkan faktor latar belakang dan kedekatan terhadap masyarakat sangatlah diperlukan. Tak hanya itu, kepatuhan terhadap hukum juga sangat diperhitungkan dalam pemilihan di DPRD.

“Kalau dilihat semuanya ini masih imbang, Riza dan Nurmansjah Lubis. Per hari ini, Riza tidak bisa disebutkan di atas angin karena imbang. Karena Nurmansjah Lubis menarik dukungan Anies Baswedan dan dukungan anggota DPRD Jakarta,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya