Berita

Roy Suryo/Net

Politik

Sentil Erick Thohir, Roy Suryo: Kalau Ada Pansus Jiwasraya Akan Banyak Yang 'Diare'

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 14:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menteri BUMN Erick Tohir yang menyebut pihak-pihak yang ngotot membentuk Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya "ketakutan boroknya terbongkar" dinilai aneh. Pasalnya, pembentukan Pansus Jiwasraya justru untuk membongkar pihak-pihak yang bermain di balik Jiwasrayagate.

Begitu ditegaskan Politisi Demokrat Roy Suryo saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (5/2).

"Aneh, justru Pansus itu untuk membongkar semuanya," tegas Roy Suryo.


Karenanya, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) era presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini merasa heran dengan pernyataan Erick Tohir.

Roy Suryo menduga jika ada fraksi di DPR dan Kementerian berasumsi demikian maka masyarakat Indonesia akan berpikir sebaliknya.

"Jadi kalau ada Fraksi-fraksi atau Kementeriannya malah takut dengan Pansus justru ketahuan masyarakat," kata Roy Suryo.

Meskipun, pembentukan Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya hanya bersifat lokal dan melibatkan komisi terkait di DPR dalam hal ini Komisi III, IV, dan IX masih terbatas kewenangannya.

Berbeda halnya dengan Pansus yang sifatnya menyeluruh dan lintas Komisi di DPR untuk mengusut tuntas kasus Jiwasraya.

"Pansus bisa multidisiplin dan bahkan menyatakan angket, memanggil siapa saja yang terlibat. Serta waktunya panjang, tidak terbatas seperti Panja," jelasnya.

"Jelas kan? Kalau ada Pansus (Jiwasraya) maka akan banyak yang "Diare"," demikian Roy Suryo.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya