Berita

Mulfachri Harahap/Net

Politik

Ketokohan Mulfachri Harahap Di Kalangan Muhammadiyah Patut Dipertanyakan

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 11:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Laga pertarungan di internal Partai Amanat Nasional (PAN) tinggal menghitung hari. Pada 10 sampai 12 Februari 2019, sejumlah elit partai matahari bakal memperebutkan kursi 01 yang masih diduduki petahana Zulkifli Hasan.

Basis suara pun sudah mulai dikumpulkan jauh-jauh hari oleh para penantang Zulhas seperti Mulfachri Harahap, yang mengklaim sudah mendapat dukungan dari 7 provinsi.

Akan tetapi, klaim Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu belum cukup untuk merebut kursi ketum dari Zulhas. Sebab walau bagaimanapun juga, basis konstituen PAN adalah warga Muhammadiyah.


Demikian disampaikan analis politik dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Sirojudin Abbas saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/1).

"Siapapun di PAN harus membangun network yang kuat, harus mendapat kepercayaan dari Muhammadiyah," ujar Direktur Eksekutif SMRC ini.

Kemudian di sisi yang lain, Mulfachri Harahap juga dianggap belum mampu menjadi tokoh yang dikenal di kalangan Muhammadiyah. Sehingga, pengakuan dari warga ormas terbesar di Indonesia ini masih belum didapat oleh Mulfachri.

"Dia juga harus dihormati komunitas Muhammadiyah. Karena basisnya (PAN) masih ada di situ," ucap Sirojudin Abbas.

Lebih lanjut, analis politik lulusan University of California Berkeley ini berkesimpulan, bahwa tingkat senioritas Mulfachri masih patut dipertanyakan. Sebab, indikator inilah yang menjadi tolak ukur warga Muhammadiyah memilih pemimpin.

"Dan apakah Mulfachri sudah sampai tingkat senioritas seperti itu? Saya tidak tau persis," tutup Sirojudin Abbas.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya