Berita

Bendera Iran/Net

Politik

Tolak ‘Deal Of The Century’, Iran Sejalan Indonesia Yang Anti Penjajahan

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 08:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

"Deal of the Century" atau kesepakatan abad ini yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat banyak penolakan dan kecaman. Tidak terkecuali dari Iran.

Bagi Menteri Luar Negeri Iran Mohamad Javad Zarif, rencana perdamaian Timur Tengah yang digadang-gadang sebagai kesepakatan abad ini justru akan menjadi "pengkhianatan abad ini". Dan itu adalah mimpi buruk bagi kawasan.

Dikatakan oleh Dutabesar Iran untuk Indonesia, Mohammad Azad, "Deal of the Century" itu juga terbukti dirancang tanpa menerapkan, bahkan memperhatikan indikator-indikator internasional seperti norma dan peraturan yang berlaku.


"Ketika kami mempelajari posisi indonesia terhadap kesepakatan abad ini, kami juga sepakat," jelas Azad di kediamannya, Jalan Madiun, Menteng, Jakarta, Selasa (4/2).

Azad mengungkapkan, kesepakatan tersebut bak cinta satu arah, di mana kedua pihak tidak dirangkul. Dengan kata lain, "Deal of the Century" hanyalah hasil negosiasi dari Amerika Serikat dengan rezim zionis Israel.

"Seperti amanah yang disampaikan dalam UUD 1945, Indonesia harus melawan berbagai bentuk penjajahan, dan tentu rezim zionis Israel tengah menjajahi berbagai lahan dari negara Palestina. Dan ini merupakan tindakan hegemon," terangnya.

Pada pekan ini, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) juga melakukan pertemuan darurat untuk membahas kesepakatan tersebut. Walaupun Iran mendapatkan kendala dari Arab Saudi sehingga tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut, namun OKI sepakat menolak rencana perdamaian di Timur Tengah yang diusulkan Trump.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya