Berita

Menag Fachrul Razi (paling kiri) bersama Ubaidillah Amin saat bertandang ke Habib Lutfi Bin Yahya/Ist

Politik

Stafsus Menag Luruskan Informasi Soal Rencana Pemulangan 600 Eks Kombatan ISIS

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 19:22 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Staf khusus Menteri Agama Fachrul Razi, Ubaidillah Amien Moch meluruskan informasi terkait rencana pemulangan 600 orang eks kombatan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Kepada Kantor Berita Politik RMOL Ubadillah menjelaskan duduk persoalan kesalahan informasi yang beredar di media massa.

Kata Ubaidillah, informasi tentang rencana Menag memulangkan eks kombatan ISIS adalah tidak benar. Ubaidillah menyebut, pemulangan bisa dilakukan asalkan dengan kajian dan koordinasi yang matang.


"Terkait berita yang selama ini beredar terkait Menag akan memulangkan 600 eks ISIS ke Indonesia, adalah info yang salah dan saya rasa tidak semudah itu tanpa adanya kajian dan kordinasi yang matang," kata Ubaidilillah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (4/2).

Kehebohan itu bermula saat deklarasi Ormas Pejuang Bravo Lima pada Jumat (31/1). Saat itu acara deklarasi dihadiri oleh Deputi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mayjend Hendri Parumahan Lubis.

Saat itu, Hendri memaparkan video kekejaman ISIS yang mendoktrin anak-anak kecil dari berbagai negara untuk menjadi teroris. Hendri mengulas bagaimana upaya BNPT yang saat ini sedang melakukan pemulihan warga yang terpapar faham radikal.

Fachrul Razi selaku Ketua Umum Pejuang Bravo 5 kemudian merespons pemaparan Mayjend Hendri. Ia menjelaskan bahwa orang yang terpapar faham radikal sangat susah untuk dikembalikan seperti masyarakat umum yang tidak radikal.

Mantan Wakil Panglima TNI itu kemudian menginstruksikan kepada seluruh anggota Ormas Pejuang Bravo Lima untuk melawan segala tindakan radikal dan ekstrimisme yang berujung terorisme.

"Pak Menag Fachrul Razi menambahkan supaya Pejuang Bravo Lima di seluruh Indonesia menjadi garda terdepan dalam menangkal dan mencegah faham radikalisme dan intoleransi," demikian cerita Ubaidillah yang hadir saat pidato Fachrul Razi di deklarasi Ormas Pejuang bravo Lima, Jumat (31/1).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya