Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Istana Itu Hadir Dalam Bentuk Kebijakan, Bukan Menkes Ke Natuna

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 18:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto berkantor di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) memantau 285 warga yang datang dari Wuhan, China, dinilai sekadar pencitraan.

Begitu disampaikan filsuf dari Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung di sela-sela acara diskusi dan bedah buku “#KamiOposisi” karya politisi PKS Mardani Ali Sera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2).

"Penugasan Menteri Kesehatan untuk bermarkas di Natuna tuh saya bilang ngapain. Itu kepala satgas saja. Ngapain Menkes ada di Natuna?" kata Rocky Gerung.


Menurutnya, tugas seorang menteri itu hadir melalui kebijakan yang dibuat. Termasuk menghadiri sejumlah pertemuan bilateral dengan forum-forum terkait.

"Menkes tuh tugasnya bikin policy (kebijakan). Gimana kalau tiba-tiba ada pertemuan Menkes ASEAN, dia mesti hadir di situ?" ujar Rocky Gerung.

"Jadi kelihatannya penugasan itu pun pencitraan," tegasnya.

Rocky Gerung mengingatkan pemerintah bahwa kehadiran yang diminta publik bukan fisik, melainkan kebijakan yang harus mengayomi rakyatnya. Kepada oposisi, dia meminta agar kebijakan yang berlebihan ini dikritik.  

"Istana bilang negara hadir, makanya Menkes ke sana? Istana hadir itu dalam policy, bukan dalam kehadiran manusia di Natuna!" tegas Rocky Gerung.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya