Berita

Suharso Monoarfa (depan ketiga kiri)/RMOL

Politik

Di Hadapan Komisi XI, Kepala Bappenas Urai Dampak Nyata Ibukota Baru

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 13:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

. Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2).

Dalam rapat tersebut Menteri Suharso Monoarfa memaparkan rancangan pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024, Musrembangnas, dan persiapan pemindahan Ibukota Negara (IKN).

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP itu memaparkan tahapan pembangunan ibukota negara periode 2021-2045.


Dia mengurai bahwa luas total dari IKN adalah 256.142,74 hektare, dengan kawasan inti seluas 56.180,87 hektare, sedang kawasan inti pemerintahan seluas 5.644 hektare.

Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini juga menyampaikan mengenai dampak pembangunan infrastruktur terhadap pemerataan di luar Pulau Jawa.

“Dampak jangka pendek dalam fase pembangunan infrastruktur, di Kalimantan Timur investasi riil sebesar 47,7 persen, peningkatan pertumbuhan ekonomi PDB 7,3 persen,” ujarnya..

Khusus Pulau Kalimantan, lanjut Suharso, ibukota baru dapat meningkatkan investasi riil sebesar 34,5 persen dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi PDB riil sebesar 4,7 persen.

Indonesia secara keseluruhan, diprediksi akan ada peningkatan investasi sebesar 4,7 persen dan peningkatan pertumbuhan ekonomi PDB riil sebesar 0,6 persen.

“Diperkirakan share pdrb Pulau Kalimantan naik menjadi 8,8 persen pada tahun 2024,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya