Berita

Raja Mohammed VI/Net

Dunia

Sejarah Perbankan Maroko Catatkan Suku Bunga Di Bawah 2 Persen

KAMIS, 30 JANUARI 2020 | 20:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kerajaan Maroko catatkan sejarah perbankan dengan berlakukan bunga rendah untuk dalam program terpadu dukungan usaha dan finansial.

Hal tersebut disampaikan perwakilan sektor perbankan Maroko dalam pertemuan dengan Raja Mohammed VI di Istana Rabat, Senin (27/1).

Adapun sektor perbankan diwakili Menteri Ekonomi Maroko, Gubernur Bank Al Maghrib dan Presiden Kelompok Bank Profesional Maroko.


Pertemuan itu digelar sebagai respon positif pada keinginan Raja Mohammed yang ingin membatasi suku bunga pada angka 2 persen.

"Ambisi dari program ini terutama menargetkan usaha kecil dan menengah dan pemegang proyek muda yang memerlukan pengurangan yang signifikan dalam tarif (suku bunga) ini," kata pernyataan bersama dalam pertemuan itu.

Tujuan lain pembatasan suku bunga untuk memperbaiki tingkat tarif yang akan membantu mempromosikan kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja dan secara bertahap menandai pergeseran pola pikir terkait pinjaman bank.

Bahkan, suku bunga lebih rendah diberlakukan untuk pelaku usaha pembangunan pedesaan. Yakni, berada di angka 1,75 persen.

"Meskipun "risiko kredit" lebih tinggi karena pasar yang sempit, cuaca yang berubah-ubah dan variasi besar dalam harga produk pertanian. (Suku bunga rendah) suatu ukuran yang akan mendorong kemunculan kelas menengah pedesaan yang lebih cepat," urai keterangan tersebut.

Raja Mohammed juga menginstruksikan Lembaga Pendanaan Hassan II untuk menyediakan dana untuk mendukung pembiayaan kewirausahaan dengan jumlah 2 miliar dirham tanpa bunga yang ditujukan untuk dunia pedesaan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya