Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Maruf Amin Seperti Ada Di Dalam Bayang-bayang Jokowi

KAMIS, 30 JANUARI 2020 | 09:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kerja Wakil Presiden KH Maruf Amin selama 100 hari menjabat mendapat sorotan publik. Pasalnya, belum ada kinerja dari ketua Majelis Ulama Indonesia itu yang terlihat secara signifikan.  

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin berpandangan serupa. Menurutnya, belum ada kinerja menonjol dari mantan Rais Aam PBNU itu.

"Kiprah wapres belum menonjol. Belum terlihat," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (30/1).


Maruf masih belum bisa mengimbangi kerja Presiden Joko Widodo yang gesit. Bahkan kalah bersaing dengan para menteri-menteri pembantu presiden.

"Sepertinya wapres hanya ada dalam bayang-bayang presiden. Jangan sampai dalam 100 hari ini berlanjut ke depan," ujarnya.

Pengajar di Universitas Al-Azhar Indonesia ini berharap Maruf Amin dapat segera menunjukkan taji sebagai orang nomor dua di Indonesia.

“Jangan hanya jadi ban serep. Tapi harus berbagi tugas dengan presiden,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya