Berita

Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin/Net

Politik

Pemberian Grasi Annas Maamun Jadi Codet 100 Hari Pemerintahan Jokowi-Maruf

RABU, 29 JANUARI 2020 | 19:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemberian grasi kepada koruptor menjadi codet tersendiri bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin menginjak 100 hari kinerjanya.

Salah satu yang disoroti adalah grasi kepada mantan Gubernur Riau, Annas Maamun dengan dalih usia sudah tua.

Menurut analis politik dari Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio, grasi tersebut tak sejalan dengan semangat memerangi korupsi sesuai dengan janji kampanye Jokowi.


“Keputusan Jokowi memberikan Annas grasi tertuang pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 23/G Tahun 2019. Keppres itu ditekken oleh Jokowi pada 25 Oktober 2019,” ujar Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/1).

Melalui grasi, jelasnya, Jokowi diangap telah memberi keringanan kepada koruptor. Hal ini juga menjadi kritikan pedas yang kerap dilontarkan pegiat antikorupsi, seperti Indonesia Corruption Watch (ICW) hingga KPK.

"Mereka menilai ini merupakan preseden buruk bagi komitmen Pemerintahan Jokowi terhadap pemberantasan korupsi, mengingat Jokowi seolah menunjukkan kelonggaran terhadap praktik penindakan korupsi,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya