Berita

Mata Pelajaran Silbo Gomero di Sekolah/BBC News

Jaya Suprana

Silbo Gomero

RABU, 29 JANUARI 2020 | 18:33 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

AKIBAT jarak antara kamar tidur saya dengan kamar kerja ayah saya memang agak berkejauhan, maka ayah saya berkomunikasi jarak jauh sejauh jangkauan suara siul dengan saya dalam bahasa siul.
 
Siul


Ayah saya memiliki beberapa kalimat dalam bahasa siul seperti misalnya “kamu di mana?”, atau “cepat kemari!”, atau “bikin pekerjaan rumah!”, atau “sekarang kamu harus tidur!”, atau “bangun!”, atau “ayo makan!”, atau “dasar nakal!“ dan lain-lain kalimat.


Berdasar kesepakatan dan kebiasaan, saya dapat mengerti makna siulan ayah saya. Namun sebaliknya, saya tidak berani bersiul untuk berkomunikasi dengan ayah sebab menurut tata krama tak tertulis kebudayaan Jawa yang boleh bersiul hanya orang yang lebih tua kepada yang lebih muda usia.

Bukan sebaliknya jika tidak ingin kualat! Akibat dididik dengan bahasa siul oleh ayah saya, maka pada awal tahun 80an abad XX saya menyelenggarakan Lomba Siul perdana di persada Nusantara yang dijuarai oleh sang Maestro Siul nan Legendaris, Gunadi. Namun ternyata di planet bumi ini bukan cuma ayah saya saja yang menggunakan bahasa siul.

Silbador


Pada tahun 2009, lembaga pendidikan dan kebudayaan PBB, UNESCO menobatkan Silbo Gomero sebagai warisan kebudayaan dunia milik Spanyol.

Silbo Gomero adalah bahasa masyarakat pulau Gomera, Kepulauan Canary, Spanyol yang menggunakan siul sebagai media telekomunikasi akibat lokasi saling berkejauhan di Pulau Gomera yang dipadati bukit dan pegunungan.

Bahasa dialek Guanche yang digunakan masyarakat Kepulauan Canary cukup sederhana, sehingga ideal digunakan dalam bahasa siul yang dalam bahasa Spanyol disebut sebagai el silbo.

Silbo Gomero memungkinkan warga untuk saling bertelekomunikasi dari puncak bukit yang satu ke puncak bukit lain-lainnya. Akibat suaranya yang cukup keras, maka Silbo Gomero juga digunakan untuk pengumuman maklumat ke publik yang dilakukan seorang ahli bersiul lantang yang disebut sebagai silbador alias pesiul.

Pada hakikatnya fungsi Silbo Gomero mirip kentongan di Pulau Jawa atau Bahasa Asap kaum pribumi benua Amerika Utara yang (keliru) disebut sebagai Indian.

Akibat penemuan teknologi telekomunikasi terutama telepon dan loud speakers, maka penggunaan Silbo Gomero mengalami kemerosotan drastis lambat namun pasti menuju kepuhanan.
 
Pariwisata

Syukur alhamdullilah menjelang akhir abad XX, akibat kebangkitan industri pariwisata Spanyol maka kebudayaan lokal daerah-daerah di Spanyol termasuk Silbo Gomero mengalami revitalisasi secara intensif oleh pemerintah daerah.

Bahkan Silbo Gomero  resmi masuk ke dalam kurikulum pendidikan sekolah dasar (lihat foto di atas naskah ini)  sebagai mata pelajaran wajib bagi para generasi muda Gomera, sehingga tumbuhlah generasi baru kaum silbador.

Apalagi setelah dinobatkan sebagai mahakarya warisan kebudayaan dunia oleh UNESCO kini Silbo Gomero menjadi bagian hakiki dari industri pariwisata Spanyol.

Kini para turis dapat menyaksikan pesona demonstrasi Silbo Gomero oleh para silbador profesional yang bahkan siap memberikan kursus kilat Silbo Gomero kepada para wisatawan yang berkunjung ke pulau Gomera.

Penulis adalah pembelajar peradaban dan kebudayaan masyarakat dunia

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya