Berita

Cawagubg DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria/Net

Publika

Primordialisme Di Balik Pembalut

RABU, 29 JANUARI 2020 | 16:56 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

MY COMRADE in arms Mr Darmansyah, Jurnalis senior-cum-part time buzzer, membela diri.

He deliberately misrepresenting my thought & feelings to the point of absurdity.

Mr Darmansyah tegas menyatakan Pro Nurmansjah Lubis. Alasannya: satu daerah asal. Dia sebut sebagai "Sense of Belonging".


Ada "Primordialisme" di balik pembalut frase "Sense of Belonging". Anehnya, indirectly Idris Ahmad dari PSI menguntungkan "Kubu Primordialistik" dengan ikut-ikutan menyerang Ariza Patria yang diterima semua golongan.

Ngakunya partai modern pro multiculturalisme eh kok malah menguntungkan primordial culprit.

Pesan Jenderal Douglas Mac Arthur kepada Mr Darmansyah, "You are remembered for the rules you break".

Tetapi politik memang absurd. Dictum Machiavelli mengatakan, "Statecraft be based on realistic view of corrupted human nature".

Saking absurd-nya Mr Darmansyah berulang-kali nyetat "Usir Dubes RRT dan semua kadal Beijing kecuali Lieus Sungkharisma dan Zeng Wei Jian".

PSI-Anti-Anies, Buzzer Ronin, Portal Abal-abalan, dan Simpatisan Pro PKS disatukan by pragmatisme.

Mr Darmansyah membenarkan PSI soal "fit & proper test". Mesranya...!! Tapi, dia bingung saat ditanya landasan hukumnya apa. Idris Ahmad sama kaya William Sarana; politisi bau kencur.

Yang penting ngomong dulu. Tampil di koran lampu merah. Soal tepat tidaknya konten omongan; itu urusan ke dua-puluh.

Prosedur pergantian wakil gubernur diatur Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016; Pasal 175 ayat (2) mengatur soal dua kandidat yang disodorkan gabungan partai pengusung.

Tugas DPRD membentuk Tim Pemilih dan menetapkan siapa yang terpilih.

"Fit & Proper test" sudah dilakukan Partai Gerindra. Salah satu anggota tim seleksinya adalah Peneliti Senior LIPI Ibu Siti Zuhro. Nggak main-main. High calibre.

PKS punya metode sendiri dalam seleksi kandidat. Dewan Syuro terdiri dari pakar politik yang mumpuni.

Hasilnya; Kader Terbaik Nurmansjah Lubis terpilih. You may not like him, but you must respect PKS choice & decision.

Tapi alas ada banyak media abal-abalan dan buzzer ronin yang hendak mengais laba dari momentum politik.

Mereka frying kasus kedaluwarsa. Memainkan half-truth modus operandi. Targetnya mengintimidasi dan peras Ariza Patria. Mereka minta jatah.

Manuver agresif ini otomatis di-translate publik sebagai serangan Kubu Nurmansjah Lubis. Namanya bisa buruk. Karena dikira menjadi otak di balik gerakan downgrading & fitnah terhadap Ariza Patria.

Publik ngerti betul apa motif PSI serta objektifnya. Sebagai elemen Anti-Anies, tentu saja mereka tidak ingin Anies Baswedan punya Wakil yang baik. Maka Ariza Patria diserang.

PKS harus konsisten sebagai Anies Baswedan's guardian angels. Patahkan manuver PSI. Dorong proses pemilihan secepatnya. Tidak usah voting. Musyawarah mufakat. Tetapkan Ariza Patria secara aklamasi sebagai Wakil Gubernur.

In particular, Nurmansjah Lubis semestinya menertibkan pendukung macam Netizen "Aji Teguh" yang menulis "Bang Ancah bukan sekadar Cawagub DKI tapi tepat diberi amanah kepemimpinan DKI".

Tulisan itu jelas seruan kudeta Anies Baswedan...!!

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya