Berita

Sekjen Gerindra, Maruf Amin/RMOL

Politik

Gerindra Masih Wait And See Soal Panja Atau Pansus Jiwasraya

RABU, 29 JANUARI 2020 | 16:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap fraksi Gerindra di DPR masih menunggu terkait upaya penyelesaian kasus gagal bayar polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya dengan pembentukan panitia kerja (Panja) atau panitia khusus (Pansus).

Hal itu diungkapkan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1).

"Ya kita wait and see," kata Muzani.


Wakil Ketua MPR RI itu menilai pembentukan panja maupun pansus dinilai hanya sebuah cara untuk mengusut tuntas kasus yang merugikan keuangan negara Rp12,4 triliun itu.

"Saya kira yang penting uang nasabah bisa dikembalikan," tegas Muzani.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa pihaknya tetap mendukung pembentukan Panja maupun Pansus yang dilakukan oleh fraksi partai lain di DPR RI.

"Sekarang kami menyerahkan kepada masing-masing komisi untuk memandang mana yang paling efektif untuk menyelesaikan persoalan Jiwasraya ini. Apakah lewat mekanisme Pansus atau bisa juga lewat mekanisme Panja," demikian Muzani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya