Berita

Pemakaman salah satu korban meninggal akibat serangan udara Amerika Serikat di Afghanistan/Al Jazeera

Dunia

Rekor, AS Jatuhkan 7.423 Bom Ke Afghanistan Sepanjang Tahun 2019

RABU, 29 JANUARI 2020 | 15:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan Amerika Serikat menjatuhkan 7.423 bom di Afghanistan sepanjang tahun 2019 lalu.

Menurut data yang dirilis Komando Pusat Angkatan Udara AS (AFCENT) pada Selasa (28/1), jumlah ini memecahkan rekor terbanyak selama setidaknya 10 tahun belakangan.
Sebagai perbandingan, tahun 2018 lalu, tercatat ada 7.362 bom yang dilepaskan oleh pasukan Amerika Serikat di Afghanistan.

Dikabarkan Al Jazeera, jumlah tersebut merupakan peningkatan dramatis dalam misi militer Amerika Serikat di Afghanistan. Jumlah itu meningkat drastis bila dibandingkan dengan masa pemerintahan Barack Obama. Pada tahun 2009, di era pemerintahan Obama, setidaknya ada 4.147 bom yang dijatuhkan di Afghanistan.

Dikabarkan Al Jazeera, jumlah tersebut merupakan peningkatan dramatis dalam misi militer Amerika Serikat di Afghanistan. Jumlah itu meningkat drastis bila dibandingkan dengan masa pemerintahan Barack Obama. Pada tahun 2009, di era pemerintahan Obama, setidaknya ada 4.147 bom yang dijatuhkan di Afghanistan.

Kemudian di masa pemerintahan Donald Trump, jumlah serangan ke Afghanistan semakin diintensifkan. Lonjakan serangan terjadi di tengah permusuhan Amerika Serikat dengan Taliban yang belum menemukan titik kesepakatan atas rencana penarikan diri pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya