Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Pimpinan MPR Ingin Jokowi Seperti Mohammed VI

RABU, 29 JANUARI 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketegasan dalam melindungi warga negara harus ditunjukkan oleh setiap pemimpin. Terutama dalam mengatasi wabah pneumonia dari virus novel corona (2019-nCoV) yang kronis di Kota Wuhan, China.

Sejumlah negara telah melakukan upaya untuk mengevakuasi warga negara dari kota yang telah berubah menjadi “Zombieland” itu.

Teranyar, Pemimpin Maroko, Raja Mohammed VI memimpin langsung rapat pemulangan ratusan warga dari Wuhan.


Baca: Raja Mohammed VI Pimpin Langsung Rapat Pemulangan Warga Maroko Dari Wuhan

Apa yang dilakukan Raja Mohammed itu membuat pimpinan MPR RI iri. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid ingin agar Presiden Joko Widodo melakukan hal serupa.

“Kalau Maroko, yang diujung barat Afrika Utara, rajanya pimpin langsung rapat untuk pemulangan warganya dari Wuhan. Saya bayangkan Presiden Jokowi juga lagi pimpin rapat serupa,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Rabu (29/1).

Dia berharap Jokowi segera melakukan lobi tingkat tinggi ke China. Sehingga Indonesia bisa seperti Maroko, Jerman, dan AS melakukan evakuasi terhadap warga negara yang terjebak di Wuhan.

Apalagi berdasarkan catatan KBRI Beijing, ada 243 WNI yang masih berada di Wuhan.  

“(Lakukan) lobi tingkat tinggi, agar RI diizinkan oleh China evakuasi WNI,” tutup politisi PKS itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya