Berita

Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi/RMOL

Politik

Komisi I Apresiasi Kinerja KBRI Laos Dalam Upaya Pulangkan Tiga WNI

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 13:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Duta Besar RI di Laos, Prartito Soeharyo telah melakukan  pertemuan khusus dengan Menteri Kehakiman dan Hukum Laos dalam rangka membicarakan hubungan bilateral kedua negara, dan salah satunya membahas nasib tiga WNI yang terlibat kasus kejahatan.

Tiga WNI itu adalah Raden Tomon, Fadli Al-Faresi, dan Ali Mukti yang pada tahun 2010 dinyatakan bersalah atas keterlibatannya pada peristiwa perampokan.

Setelah mereka menjalani hukuman selama enam tahun, sesuai ketentuan hukum di negara tersebut maka akan dipertimbangkan untuk diberikan keringanan dalam hal tambahan hukuman lain, yaitu mengembalikan hasil rampokannya.


Selain itu UU Laos juga mewajibkan pelaku perampokan untuk membayar kembali kerugian yang ditimbulkan kepada korban.

Maka dalam pertemuan tersebut, KBRI Laos telah melakukan beberapa langkah  dan upaya agar ketiga WNI itu dipermudah untuk kembali ke Tanah Air. KBRI juga telah menunjuk penasehat hukum serta terus berupaya agar kepastian hukum mereka segera didapat.
 
“Kami telah menunjuk penasehat hukum dan terus berupaya agar ketiga WNI itu segera mendapatkan kepastian hukum, mohon doanya,” ungkap Pratito.

Komisi I DPR RI pun memberikan apresiasi atas kinerja Dubes RI di Laos dalam langkah mencari kepastian hukum tiga WNI pasca terlibat dalam tindak kejahatan di negara tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi dengaan langkah KBRI Laos, yaitu pak Prartito Soeharyo yang tengah mengupayakan perlindungan yang maksimal terhadap tiga WNI yang saat ini masih ditahan di Laos," ujar anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi kepada wartawan, Selasa (28/1).

Dalam hal langkah yang sudah dilakukan KBRI itu, Bobby pun berharap semua dapat berjalan baik dan tiga WNI itu dapat pulang ke Indonesia.
 
"Semoga apa yang diupayakan dapat berjalan lancar dan ketiga WNI tersebut dapat segera kembali ke tanah air,” kata politisi Partai Golkar ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya