Berita

Menteri Terawan Agus Putranto/Net

Politik

Gerindra: Setelah Tidak Punya Solusi Untuk BPJS, Menteri Terawan Sekarang Seperti Jadi Jubir China

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 07:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kembali menjadi sorotan publik melalui ucapan yang keluar dari mulutnya.

Jika sebelumnya mantan kepala RSPAD Gatot Subroto itu gempar lantaran mengaku tidak punya solusi untuk BPJS Kesehatan di dalam rapat dengan Komisi III DPR. Kini sorotan publik mengarah ke pernyataannya saat menanggapi sebaran virus corona baru.

Baca: Harapan Jokowi Pada Menkes Terawan Bertepuk Sebelah Tangan


Saat berkunjung ke Rumah Sakit Kandou Manado, Sulawesi Utara, Minggu (26/1), Menteri Terawan memaparkan mengenai kemungkinan warga China membawa virus penyebab pneumonia akut itu ke Indonesia.

Dia memastikan turis China yang berkunjung ke tanah air dalam keadaan sehat dan bersih dari corona.

"Pemerintah China ketika warganya akan melakukan perjalanan ke luar negeri sudah memastikan bahwa kondisi kesehatannya baik," ujar Terawan.

Pernyataan ini sontak mendapat kritik keras dari Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule. Menurutnya, purnawirawan jenderal TNI bintang tiga itu tidak ubahnya dengan jurubicara China.

“Setelah bilang tak punya solusi atas kenaikan iuran BPJS Kesehatan, sekarang seolah jadi menteri penerangan dan jubir pemerintah China,” sindirnya kepada redaksi, Selasa (28/1).

Seharusnya, kata Iwan, pemerintah sigap mengantisipasi dampak corona. Salah satu caranya dengan mengeluarkan travel warning ke China sebagai negara paling terdampak corona.

“Iya nggak sih?” sindirnya lagi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya