Berita

Mardani Ali Sera/Net

Politik

Indonesia Harus Mampu Pulihkan Kewarganegaraan Etnis Rohingya

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 07:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dan negara ASEAN terbesar harus bisa mengambil peran lebih dalam kasus rohingya di Rakhine State, Myanmar.

Indonesia harus mampu menyelamatkan warga sipil yang tidak bersenjata dan memulihkan kewarganegaraan etnis Rohingya.

Begitu tegas Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera dalam akun Twitter pribadinya, Senin (27/1).


“Bagaimanapun etnis rohingya merupakan bagian integral dari negara Myanmar,” tegasnya.

Menurut politisi PKS itu, status kewarganegaraan etnis rohingya yang tidak jelas merupakan sumber permasalahan dari tindakan-tindakan diskriminatif yang mereka alami.

Dalam kasus ini, Mardani mengapresiasi keputusan Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Myanmar untuk mengambil langkah konkret mencegah genosida terhadap etnis rohingya. ICJ mengabulkan gugatan yang dilayangkan Gambia atas nama Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

“Saya mengapresiasi putusan tersebut. Karena jika ini dibiarkan terus menerus, pelanggaran HAM yang dilakukan saat ini berpotensi menjadi konflik yang lebih luas di kemudian hari,” tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya