Berita

Foto Lutfi dan bendera Nasdem/Net

Politik

Foto Lutfi Diedit, Nasdem Harus Segera Minta Maaf

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 17:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Foto remaja tanggung, Lutfi Alfiandi menjadi perbincangan hangat di media sosial. Tetapi, bukan lagi soal foto dia yang membawa bendera merah putih saat demonstrasi.

Foto Lutfi yang diperbincangkan adalah hasil editan, di mana bendera merah putih yang dia genggam diubah menjadi bendera Partai Nasdem.

Aktifis senior, Jus Soema di Praja menyebut editan foto Lutfi oleh Partai Nasdem tersebut adalah hal yang sangat tidak etis.


"Nggak etis dong, itu anak nggak tau apa-apa di dalam penjara, dia diadili oleh rezim otoriter ini kok Nasdem mau manfaatkan," kata Soema kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/1).

Lutfi merupakan salah satu demonstran yang ditangkap dalam rangkaian unjuk rasa pada akhir Oktober 2019.

Saat itu, mahasiswa dan pelajar menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR menolak pengesahan sejumlah rancangan undang-undang yang kontroversional. Seperti revisi Undang-undang KUHP dan perubahan Undang-undang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Lutfi menjadi viral karena membawa bendera Merah Putih saat berada di tengah kerumunan massa aksi yang bentrok dengan aparat kepolisian.

Saat ini, kasus bendera Merah Putih sudah masuk dalam persidangan di PN Jakarta Pusat. Lutfi didakwa melawan aparat yang menjalankan tugas atau melanggar Pasal 212 jo 214 KUHP.

Dikatakan Soema, sebaiknya Nasdem segera meminta maaf kepada Lutfi dan kelaurganya. Termasuk juga mencabut foto hasil editan itu yang tercetak di media koran.

"Nasdem kudu mencabut itu dan minta maaf kepada Luthfi dan keluarganya," tegas wartawan senior itu.  

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya