Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/Net

Politik

Di Hadapan Komisi III, Firli Bahuri: KPK Tidak Pernah Umumkan Harun Masiku Berada Di Luar Negeri

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 14:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi III mencecar Ketua KPK Firli Bahuri dengan pertanyaan mengenai keberadaan Harun Masiku yang hingga saat ini belum juga ditangkap KPK.

Harun adalah salah satu tersangka kasus dugaan suap eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Hingga saat ini, Harun masih buron.

Firli membantah bahwa pihaknya telah menyembunyikan keberadaan buronan yang merupakan politisi PDI Perjuangan tersebut.


Ditegaskan, tidak pernah sekalipun KPK memberikan statement Harun berada di luar negeri.

"Satu hal yang harus saya luruskan, saya tidak pernah mengatakan bahwa yang bersangkutan di luar negeri," ucap Firli di ruang rapat Komisi III, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/1).

"Saya luruskan sekarang pak, yang mengatakan ada di luar negeri adalah Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM). Tidak ada berita dari KPK, saya pastikan tidak ada. Dan saya tidak pernah menyampaikan bahwa Harun Masiku ada di luar negeri," jelasnya.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K. Harman sebelumnya mempertanyakan mengenai rilis dari Kemenkumham yang disebutkan Firli.

'Yang rilis pertama itu adalah Kemenkumham. Apa itu rilisnya pak? Menyatakan bahwa tanggal sekian, tanggal 6 (Januari) itu, bapak semua tahu itu bahwa yang bersangkutan di luar (negeri)," kata Benny.

Benny kemudian menegaskan pertanyaan lain kepada Firli mengenai keberadaan Harun yang saat ini disebutkan sudah berada di Indonesia.

"Saya tanya, sudah balik belum?" tanya mantan ketua Komisi III DPR ini.

Tidak memberikan jawaban pasti. Firli menyarankan Benny bertanya pada Kemenkumham.

"Sebaiknya mengenai hal itu Bapak tanya ke Kemenkumham, bukan ke saya," tandas Komjen Polri ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya