Berita

Benny Kabur Harman/Net

Politik

Benny Harman: Pak Firli, Kasus Masiku Momentum KPK Buktikan Tidak Di Bawah Penguasa

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 14:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Luapan kekesalan atas penanganan kasus yang menimpa kader PDIP Harun Masiku dilampiaskan Komisi III DPR dalam Rapat Kerja dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/1).

Salah satunya, ditampakkan oleh anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Benny Kabur Harman. Politisi Demokrat itu meluapkan kekesalannya pada KPK yang belum juga mampu menangkap Harun Masiku, tersangka yang juga menjadi buron.

Padahal, Benny meyakini Harun berada di Indonesia. Tapi KPK tampak kesulitan menangkap caleg PDIP untuk dapil Sumatera Selatan I itu.


Dia lantas membandingkan dengan kerja aparat kepolisian yang berhasil menangkap teroris dalam waktu cepat.

“Kasus terorisme besar tiga kali 24 jam. Gampang sekali dapatnya. Masa Masiku, aduh kuman di seberang lautan bisa kita lihat, gajah di depan mata nggak bisa aku lihat. Masuk akal, sebab gajahnya kegedean,” tegasnya di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut, Benny menduga ada upaya terselubung untuk menyembunyikan keberadaan Harun Masiku.

Benny pun mengingatkan KPK bahwa saat ini muncul kesan KPK menjadi lumpuh karena menghadapi partai penguasa.

“Pak Firli, tolong Masiku ini jangan terus disembunyikan, tangkap dia sudah. Ini adalah momentum KPK punya otonomi atau tidak, di bawah tekanan penguasa atau tidak,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya