Berita

Menkumham Yasonna Laoly/Net

Politik

Tim Pemburu Harun Masiku Justru Akan Menambah Dosa Yasonna Laoly

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 08:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah Kementerian Hukum dan HAM membentuk tim gabungan untuk memburu buronan KPK, Harun Masiku dinilai berlebihan.

Bagi Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus, pembentukan tim pemburu Harun Masiku justru menambah panjang daftar dosa Menkumham Yasonna Laoly.

Pasalnya, pembentukan ini justru akan membuat kasus semakin liar dan menunjukkan Menteri Yasonna sedang salah tingkah. Menteri asal PDIP itu terlihat seperti tidak fokus pada tugas utamanya.


“Keterlibatannya pada kepentingan Harun Masiku dan DPP PDIP lebih dominan, jadi akan menambah panjang dosa Yasonna Laoly,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/1).

Menurut Petrus, Harun Masiku bukan sosok seorang penjahat besar yang sangat membahayakan bagi keamanan negara, sehingga tidak membutuhkan peran ekstra Kementerian Hukum dan HAM untuk memburu.

“Kalaupun buronan KPK Harun Masiku ini dianggap berbahaya bagi negara, maka tugas memburu Harun Masiku sepenuhnya ada di Polri, bukan tugas Kemenkumham,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya