Berita

Ilustrasi Harun Masiku/RMOL

Politik

TPDI Urai Alasan Harun Masiku Jadi Korban Janji PDIP

MINGGU, 26 JANUARI 2020 | 11:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus mengamini pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bahwa Harun Masiku menjadi korban dalam kasus dugaan suap yang melibatkan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Bedanya, jika Hasto dan PDIP menyebut Harun sebagai korban penyalahgunaan wewenang Wahyu Setiawan, maka Petrus menilai pria yang telah berstatus sebagai tersangka KPK itu adalah korban PDIP.

“Harun Masiku telah menjadi korban janji PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan Hasto Kristiyanto untuk menjadikannya sebagai anggota DPR RI melalui upaya PAW Riezky Aprilia,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Minggu (26/1).


Baca: Hasto Sebut Harun Masiku Korban, Pengamat: Ya, Korban Janji PDIP

Dia lantas mengurai sejumlah alasan yang mendasari pernyataan bahwa Harun telah menjadi korban PDIP. Pertama, karena PDIP gagal menggusur Riezky Aprilia untuk memuluskan jalan Harun Masiku sebagai anggota DPR.

Kedua, Harun menjadi rugi karena diduga telah mengeluarkan banyak biaya untuk menyuap Wahyu Setiawan demi PAW Riezky Aprlia.

“Terungkap lewat OTT KPK jadi sia-sia belaka,” terangnya.

Tidak hanya itu, Harun kini harus menyandang status tersangka dari KPK.

“Kini Harun Masiku dimasukkan dalam DPO dan dicekal KPK,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya