Berita

Tokoh NU KH Idham Chalid/Net

Nusantara

Gerakan Goceng Kongres PMII Simbol Penghormatan Untuk KH Idham Chalid

SABTU, 25 JANUARI 2020 | 02:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) terus mematangkan persiapan Kongres 2 tahunan, salah satunya Gerakan PMII Mandiri.

PMII dengan gerakan yang disebut Goceng untuk Kongres itu menggandeng NU Care-Laziznu. Tujuannya untuk menampung sumbangan para kader.

Koordinator Nasional Goceng untuk Kongres, Muhammad Alwi Chabib mengungkapkan, prinsipnya gerakan tersebut tidak jauh berbeda dengan Koin Muktamar NU yang sudah familiar di telinga para kader PMII di seluruh Indonesia sehingga tidak sulit untuk disosialisasikan.


"Karena ini memang terinspirasi dari Koin Muktamar NU makanya kami juga bekerjasama dengan Lazisnu," kata Alwi di Sekretariat PB PMII, Jakarta Pusat, Jumat (24/01).

Alwi juga menjelaskan alasan menggunakan pecahan pecahan uang 5000 (goceng). Dala uang pecahan Rp 5 ribu itu terdapat gambar KH Idham Chalid selaku tokoh NU sekaligus pahlawan Nasional. Gerakan Goceng untuk Kongres sekaligus sebagai simbol penghormatan kepada sosok KH Idham Chalid tersebut.

Alwi yang juga Bendahara Panitia Pelaksana Kongres XX PMII itu menambahkan, pihaknya bukan berarti tidak menerima sumbangan kader lebih dari Rp 5000, justru kalau lebih banyak semakin baik, dan itu artinya gerakan PMII Mandiri disambut baik oleh kader-kader di seluruh Indonesia.

"Tujuan dari gerakan ini sebenarnya kami ingin mengawali agar kader PMII terbiasa mandiri secara finansial, ini bisa diterapkan oleh PKC maupun PC kedepannya, acara yang membutuhkan biaya banyak akan ringan apabila dipikul bersama-sama," pungkasnya.

Alwi menginformasikan, bagi kader PMII ingin turut berpartisipasi dan mendukung gerakan PMII Mandiri tersebut dapat berdonasi melalui situs NU Care-LAZISNU di http://gocengkongres.nucare.id.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya