Berita

Massa menggelar aksi di depan Gedung Kejagung/Ist

Hukum

Belum Direspons, Massa Serukan 'Wanted Novel Baswedan'

JUMAT, 24 JANUARI 2020 | 02:01 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Aksi kembali dilakukan oleh massa mengatasnamakan Corong Rakyat berkenaan dengan penuntutan proses hukum kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Kejaksaan Agung, Kamis (23/1).

Kali ini, mereka melumuri tubuh dengan tulisan bernada tuntutan 'Wanted Novel Baswedan'.

"Aksi jihad Kamisan bertajuk 'Wanted Novel Baswedan' ini agar Jaksa Agung menuntaskan kasus Novel di Bengkulu," tegas koordinator aksi, Ahmad di lokasi.


Mereka meminta kepada Novel agar bertanggung jawab atas kasus dugaan penganiayaan dan pembunuhan di Bengkulu saat dirinya menjabat sebagai Kasat Reskrim.

Tak hanya itu, massa juga terus menantang Novel untuk hadir di aksi dan melakukan sumpah pocong jika tuduhan kepadanya tak benar.

"Masih ada waktu untuk berpikir, kami tunggu Novel Baswedan meladeni tantangan kami untuk sumpah pocong," ujarnya.

Adapun tema 'Wanted Novel Baswedan' dilakukan karena hingga aksi yang sudah berlangsung selama tiga minggu tersebut, Novel belum bersikap.

"Siapa tahu ada yang kenal penyidik KPK Novel Baswedan, mohon disampaikan," katanya.

"Jika tuntutan kami tidak direspon, maka kami akan mengadu ke kebun binatang bila perlu. Karena sudah tiga minggu belum ada satupun jawaban yang keluar dari mulutnya Jaksa Agung mengenai kasus tersebut. Sekali lagi menolak lupa dan merawat ingatan, wanted Novel Baswedan," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya