Berita

Erick Thohir/Net

Politik

Pekan Depan, Panja Jiwasraya Kulik Erick Thohir Dan Hexana Tri Sasongko

KAMIS, 23 JANUARI 2020 | 19:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Komisi VI DPR RI akan memanggil Menteri BUMN Erick Tohir untuk membahas kasus gagal bayar polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya.

Rencananya, Erick akan dipanggil bersama Direktur Utama (Dirut) PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko pada Rabu (29/1) pekan depan.

Hal itu sebagaimana disampaikan anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade usai rapat perdana Panja Jiwasraya kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1).


"InsyaAllah hari Rabu (29/1) kita akan memanggil Erick Thohir dan Dirut Jiwasraya. Itu agenda yang kita sepakati," ujar Andre.

Sebelum memanggil Erick Tohir dan Hexana Tri Sasongko pada Rabu (23/1) pekan depan, kata Andre, Komisi VI juga akan memanggil para pakar asuransi dan saham untuk menjelaskan kasus Jiwasraya ini.

"Hari Selasa (undang) para pakar asuransi dan saham," kata politisi Gerindra ini.

Andre mengatakan, pemanggilan Erick Tohir akan membahas progres apa yang telah dilakukan oleh Kementerian BUMN dalam kasus Jiwasraya.

"Kemarin kan janji akan ada pembayaran, akan ada skenario holding dan segala macam. Jadi, kita minta keterangan Menteri BUMN dan Direksi Jiwasraya apa langkah langkah yang sudah dilakukan selama ini?" pungkasnya. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya