Berita

Jansen Sitindaon/Net

Politik

Ketua Demokrat: Yang Di PTIK Tanggal 8 Januari Itu Harun Masiku Bukan?

RABU, 22 JANUARI 2020 | 15:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie membuka babak baru kasus dugaan suap yang melibatkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan kader PDIP Harun Masiku.

Anak buah Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly itu memastikan bahwa Harun telah kembali dari Singapura pada tanggal 7 Januari dengan pesawat Batik Air.

Pengakuan ini pun disindir keras Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon. Dia mempertanyakan sistem Imigrasi Indonesia yang lamban dalam mengecek lalu lintas warga negara ke luar negeri.


“Kita ini negara G-20, pak. Bukan negara abal-abal,” kata Jansen kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/1).

Seharusnya, sambung Jansen, informasi mengenai keberadaan Harun Masiku sudah disampaikan sejak jauh hari. Bukan dua pekan pasca Harun kembali.

“Jikapun ada delay, masak sampai 15 hari pak? Harun masuk tanggal 7 Januari, baru tanggal 22 diakui,” tambahnya.

Jansen kemudian mempertanyakan kembali mengenai rumor penyidik KPK memburu Harun hingga ke Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan.

“Pertanyaannya sekarang, karena sudah diakui. Yang di PTIK tanggal 8 itu Harun Masiku bukan?” tutupnya.

Perihal rumor ini, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono sempat membenarkan bahwa ada tim penyidik KPK yang masuk ke PTIK. Namun, kehadiran itu untuk menunaikan ibadah shalat.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar juga menampik isu adanya insiden antara tim KPK dan aparat kepolisian di Kompleks PTIK. Menurutnya, peristiwa itu hanya disebabkan kesalahpahaman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya