Berita

Tentara Selandia Baru selamatkan koala/Net

Global

Di Australia, Tentara Selandia Baru Selamatkan Koala Dan Ubah Air Laut Jadi Siap Minum

MINGGU, 19 JANUARI 2020 | 15:05 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Tragedi kebakaran hutan yang dialami oleh Australia mengundang empati dan solidaritas dari negara-negara sahabat untuk datang memberi bala bantuan.

Salah satu di antaranya adalah Pemerintah Selandia Baru yang mengirimkan satu rombongan besar tentaranya untuk datang ke Australia membawa misi kemanusiaan.

Pada Minggu (19/1) tentara Selandia Baru menemukan seekor bayi koala yang terpisah dari induknya akibat kebakaran hutan di Pulau Kangguru.


Bayi koala itu lantas diselamatkan, untuk selanjutnya akan diserahkan pihak petugas kesehatan di Australia agar satu waktu koala ini bisa dilepas liar kembali di cagar alam.

Bayi koala ini bukan yang pertama diselamatkan pasukan militer Selandia Baru. Dalam beberapa hari ini, mereka juga menyelamatkan koala-koala lainnya yang terdampar di arean hutan yang sudah hangus terbakar.

Selain menyelamatkan satwa seperti koala, militer Selandia Baru juga membantu penyediaan air minum bersih untuk warga masyarakat setempat dengan cara mengubah air laut menjadi air minum melalui kecanggihan teknologi.

Tak cuma itu, pasukan militer Selandia Baru yang didatangkan ke Pulau Kangguru juga telah membersihkan sepanjang 85 km jalan, dengan cara menyingkirkan ranting dan batang-batang pohon yang memenuhi ruas jalan.

Sebanyak 116 orang dikirimkan Pemerintah Selandia Baru ke Australia, yang terdiri dari pasukan militer, tim insinyur dan tim medis yang datang dengan 1 unit Pesawat Hercules serta Pesawat Helikopter NH90.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya