Berita

Tim hukum PDIP bersama Ketua KPU RI/RMOL

Politik

Tim Hukum PDIP Sowan Ke KPU Hingga Dewan Pers, Pengamat: Safari Semacam Itu Tidak Elok

JUMAT, 17 JANUARI 2020 | 15:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Safari yang dilakukan tim hukum DPP PDIP ke berbagai lembaga dinilai tak pantas dilakukan terhadap proses hukum yang sedang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pengamat politik dari Exposit Strategic Political, Arif Susanto mengatakan, safari yang dilakukan tim hukum DPP PDIP ke KPU, Dewan Pengawas (Dewas) KPK dan ke Dewan Pers serta ke Bareskrim Polri tidak elok dilakukan oleh partai berlambang banteng tersebut.

"'Safari' semacam itu tidak elok," kata Arif Susanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/1).


Alasannya kata Arif, proses hukum di KPK sedang berlangsung sehingga dinilai tidak perlu adanya perang opini.

"Pertama, proses hukum sedang berlangsung, dan tidak perlu ada perang opini," katanya.

Selain itu, Arif menilai sebaiknya tim hukum DPP PDIP menghormati dan membiarkan KPK bekerja secara profesional.

"Hanya lembaga penegak hukum yang dapat menjalankan peran penegakan hukum, jadi biarkan mereka bekerja secara profesional," tegasnya.

Terkait adanya ketidaksetujuan dari DPP PDIP terhadap penanganan proses hukum yang sedang berjalan di KPK, Arif menilai tim hukum DPP PDIP sebaiknya menyelesaikan persoalan hukum melalui praperadilan.

"Jika ada tindakan penegak hukum yang tidak profesional, bawa saja ke penyelesaian hukum (misalnya praperadilan) tanpa membawa persoalan meluas menjadi masalah politik," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya