Berita

Muhammad Farhan/Net

Dunia

Militer Filipina Berhasil Bebaskan WNI Terakhir Yang Disandera Abu Sayyaf

KAMIS, 16 JANUARI 2020 | 08:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang anak buah kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf berhasil dibebaskan.

Muhammad Farhan, berhasil diselamatkan oleh militer Filipina di Baranggay Bato Bato, Indanan Sulu pada Rabu petang (15/1), tepatnya pada pukul 18.45 waktu setempat.

Demikian sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/1).


Sebelum dipulangkan, Farhan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Westmincom, Zamboanga. Setelah dinyatakan sehat, Farhan akan diserahterimakan dari otoritas Filipina kepada KBRI Manila dan dipulangkan ke Indonesia.

Farhan merupakan satu dari 3 WNI yang diculik di perairan Tambisan, Lahad Datu, Malaysia pada Senin (23/9) tahun lalu.

Dua sandera lainnya yang bernama Maharudin dan Samiun telah dibebaskan pada tanggal 22 Desember 2019 dan diserahkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada keluarga pada Kamis (26/12).

Semua pihak terkait telah berusaha untuk membebaskan Farhan. Salah satunya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang ikut melobi pemerintah Filipina dalam kunjungan resminya ke Manila.

Dengan bebasnya Farhan, maka seluruh WNI yang disandera Abu Sayyaf telah berhasil dibebaskan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya