Berita

Marcek, mantan tentara ini akhirnya akui telah menembak mati wartawan/Net

Dunia

Mantan Tentara Akui Tembak Mati Wartawan Karena Tulis Korupsi

SELASA, 14 JANUARI 2020 | 08:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Miroslav Marcek, seorang mantan tentara yang didakwa membunuh wartawan investigasi Jan Kuciak dan tunangannya, Martina Kusnirova, mengakui perbuatannya. Marcek menghabisi keduanya dengan menembakkan senjata api.

Pengakuan Marcek bisa membuatnya mendapat keringanan hukuman, yang semula hukuman seumur hidup. Dalam persidangan di Pengadilan Kejahatan Khusus di Pezinok, utara Bratislava, Slovakia, Senin (13/1), Marcek mengaku bersalah.

"Saya bersalah seperti disebutkan pasal 1," kata Marcel di pengadilan, seperti yang diberitakan The Guardians, Senin (13/1).


Kasus pembunuhan ini sempat mengguncang Slovakia ini. Marcek tidak sendiri. Namun, dua terdakwa lain dinyatakan tidak bersalah. Salah satu terdakwa itu yakni pengusaha Marian Kocner yang semula didakwa sebagai otak pembunuhan.

Marcek didakwa menembak mati Jan Kuciak dan Martina Kusnirova di kediaman pasangan itu di Velka Maca, sekitar 65 kilometer timur Bratislava, Ibu Kota Slovakia, pada Februari 2018 silam. Polisi yang menerima laporan mendapati Kuciak tewas dengan dua peluru menembus dadanya, sementara Kusnirova ditembak pada kepala.

Kuciak adalah jurnalis investigasi di portal berita Aktuality. Kuciak menelisik dugaan penipuan pajak dari sejumlah pengusaha yang memiliki koneksi dengan politisi papan atas Slovakia.

Pembunuhan Kuciak memicu aksi unjuk rasa besar-besaran di negara itu. Masyarakat meminta kasus korupsi yang melibatkan pejabat elite pemerintahan diusut tuntas. Aksi ini memaksa Perdana Menteri Robert Fico dan kepala kepolisian negara itu mundur dari jabatannya.

Sejumlah pejabat tinggi kehakiman juga mengundurkan diri setelah hasil penyelidikan menunjukkan mereka pernah berkomunikasi dengan Kocner, figur sentral dalam peliputan Kuciak.

Pengakuan Marcek sesungguhnya tidak mengejutkan karena televisi Slovakia pernah melaporkan pernyataan sumber-sumber kepolisian yang menyebut tersangka utama itu mengaku bersalah saat menjalani pemeriksaan.

Adapun tersangka kelima, Zoltan Andrusko, pada Desember mengaku membantu proses pembunuhan. Dia dijatuhi hukuman penjara 15 tahun.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya