Berita

Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, saat memberikan pidato/Net

Dunia

Hizbullah: Serangan Iran Ke Pangkalan Militer AS Hanyalah Awal Dari Jalan Panjang

SENIN, 13 JANUARI 2020 | 11:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan rudal Iran ke dua pangkalan militer AS di Irak hanyalah awal dari tindakan yang akan diambil sebagai tanggapan atas pembunuhan Komandan Pasukan Quds, Letjen Qassem Soleimani.

Demikian yang dikatakan oleh pemimpin kelompok Hizbullah di Lebanon, Hassan Nasrallah dalam pidato berdurasi 90 menit, Minggu (12/1). Nasrallah menyebut serangan Iran pada Rabu (8/1) hanya langkah pertama dari jalan yang panjang untuk memastikan pasukan AS tidak ada lagi di Timur Tengah

"Amerika harus memindahkan pangkalan, tentara, perwira, dan kapal mereka dari wilayah kami. Mereka harus pergi," ujarnya seperti dikutip dari AlJazeera.


"Alternatif untuk pergi secara vertikal adalah pergi secara horisontal," lanjut Nasrallah yang tampaknya menyarankan pasukan AS untuk keluar dari Timur Tengah dalam peti mati jika mereka tidak pergi secara sukarela.

Hizbullah yang dekat dengan Iran, khususnya Garda Revolusi Iran (IRGC), sangat marah dengan kematian Soleimani. Nasrallah mengaku pihaknya sudah meminta Iran untuk mengambil tindakan lebih lanjut atas kematian Soleimani.

"Kami berbicara tentang dimulainya fase, tentang pertempuran baru, tentang era baru di wilayah ini," katanya.

Bertepatan dengan pidato tersebut, sebuah roket menghantam pangkalan udara Irak di utara Baghdad. Pangkalan itu diisi oleh pasukan AS. Menurut penuturan pihak keamanan, beberapa tentara Irak terluka.

Belum ada klaim dari pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam insiden tersebut.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya