Berita

Ratu Elizabeth II, Pangeran Harry dan Meghan Markle/Net

Dunia

Besok Ratu Elizabeth Akan Rapat Darurat Dengan Pangeran Harry

MINGGU, 12 JANUARI 2020 | 20:20 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Ratu Elizabeth II dari Kerajaan Inggris rencananya akan mengadakan pembicaraan tatap muka pada hari Senin besok (13/1) dengan Pangeran Charles, Pangeran William, dan Pangeran Harry untuk membahas peran Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle di masa depan.

Dikutip dari EuronewsMinggu (12/1), pertemuan darurat ini digelar setelah Harry dan Meghan mengumumkan pengunduran diri sebagai anggota senior Kerajaan Inggris, demikian dikutip dari Euronews.

Rapat darurat besok dilaksanakan selang beberapa hari setelah Harry dan Meghan mengumumkan keputusan mundur sebagai anggota senior Kerajaan Inggris.


Pertemuan besok diselenggarakan tanpa kehadiran Meghan Markle, karena saat ini ia berada di Kanada untuk bertemu dengan putranya, Archie, yang berusia delapan bulan.

Walaupun tak bisa menghadiri pertemuan dengan Ratu Elizabeth, Meghan tetap dimungkinkan untuk bergabung melalui sambungan telepon.

Harry dan Meghan mengumumkan pengunduran diri mereka sebagai anggota senior Kerajaan Inggris pada hari Rabu 8 Januari 2020. Saat merilis pernyataanya, mereka akan bekerja secara independen untuk bisa memiliki finansial mandiri.

"Setelah beberapa bulan refleksi dan diskusi internal, kami telah memilih untuk melakukan transisi tahun ini dalam mulai mengukir peran baru yang progresif dalam lembaga ini. Kami bermaksud untuk mundur sebagai anggota 'senior' dari keluarga kerajaan dan bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial, sambil terus sepenuhnya mendukung keagungannya sang ratu" demikian antara lain isi pernyataan bersama Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Keputusan Harry dan Meghan membuat murka Ratu Elizabeth II.

Namun, sang nenek tetap berupaya untuk berdialog dengan cucu kesayangannya ini agar hubungan dan kontribusi Harry dan Meghan tak terputus dengan Kerajaan Inggris.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya