Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Beathor: Hasto Ditelikung Orang Dekat

MINGGU, 12 JANUARI 2020 | 15:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ditelikung orang dekat. Itulah yang sedang dialami Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang terserempet kasus suap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Wahyu Setiawan yang selama ini mengesankan diri sebagai tokoh yang mengharamkan politik uang, nyatanya patut diduga menerima suap dari politisi PDIP Harun Masiku yang kalah dalam Pemilu 2019 lalu.

Harun Masiku menggunakan orang-orang dekat Hasto Kristiyanto untuk mendekati Wahyu dan menawarkan sejumlah uang agar keinginannya menggusur pemilik sah kursi, Riezky Aprilia, dapat terwujud.


Demikian konstruksi yang disampaikan rekan Hasto di partai, Bambang Beathor Suryadi, dalam perbincangan dengan redaksi di sela kompetisi catur aktivis di Restoran Pempekita, Jalan Duren Tiga, Jakarta, Minggu siang (12/1).

"Sebagai Sekjen, tentu Hasto menjalankan tugas dengan baik menjalankan perintah partai," ujar Beathor.

Namun Harun Masiku yang didorong partai kelihatannya tidak sabar dan berusaha mengajak Komisioner KPU Wahyu Setiawan "main sabun".

Di sisi lain, Beathor juga mencium gelagat kasus ini terkait dengan tarik menarik antara partai dengan pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan pilkada Medan dan Solo.

"Mungkin sekali mereka memberikan tekanan kepada Hasto dan DPP dengan memblow-up kasus ini," demikian Beathor.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya