Berita

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Hasto: Kami Sedang Jadi Korban Framing

MINGGU, 12 JANUARI 2020 | 15:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merasa menjadi korban framing pemberitaan kasus dugaan suap yang menimpa salah satu kadernya bersama dengan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan.

Demikian yang disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui di sela-sela Rakernas PDI-P di JIExpo Kemayoran, Minggu (12/1).

"PDIP menjadi sebuah korban dari framing itu. Persoalannya sederhana, pergantian antar waktu (PAW) yang biasa dilakukan oleh partai (adalah) bagian kedaulatan Parpol," ujarnya.


Hasto menambahkan, PAW telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Oleh sebab itu, tidak ada satu pihak manapun baik partai politik atau KPU yang bisa menegosiasikan hukum positif tersebut.

Ketika ada pihak-pihak yang mencoba melakukan komersialisasi atas legalitas PAW yang dilakukan berdasarkan putusan hasil dari uji materi dan juga fatwa MA, jelasnya, maka pihak tersebut telah menggunakan penyalahgunaan kekuasaan.

"Jadi persoalan PAW yang kemudian ada pihak-pihak yang melakukan negosiasi itu, artinya di luar tanggung jawab PDIP," tegas Hasto.

"Partai akan memberikan tindakan sesuai instruksi ketua umum dan juga peraturan partai sebagaimana terus kami lakukan, dan juga saya sebagai Sekjen bertanggung jawab terhadap hal tersebut," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya