Berita

Independensi KPU dipertanyakan publik/Net

Politik

Wahyu Setiawan Ditangkap, KIPP: Bagaimana KPU Mempertahankan Independensi?

MINGGU, 12 JANUARI 2020 | 00:34 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan resmi jadi tersangka. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wahyu sebagai tersangka lantaran menerima suap untuk pergantian antarwaktu (PAW) kader PDIP, Harun Masiku untuk menjadi anggota DPR RI 2019-2024.

Merespons hal itu, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) kembali menegaskan KPU, agar kasus suap yang menyeret Wahyu Setiawan harus menjadi momentum perbaikan di lembaga tersebut.

"KIPP meminta kepada KPU, kasus suap yang menyeret Wahyu Setiawan harus jadi momentum perbaikan di KPU. Dengan menyampaikan bagaimana langkahnya dan apa tolok ukurnya." kata Sekjen KIPP, Kaka Suminta kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (11/1).


Kaka menambahkan, proses perbaikan itu termasuk sebuah langkah menyeluruh terkait dengan integritas KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu.

Selain itu, lanjut dia, harus jelas juga cara KPU mempertahankan independensi dari pusat sampai daerah. Misalnya dengan memperkuat ketentuan etika penyelenggara pemilu bersama DKPP.

"Karena beberapa kasus dalam rekrutmen KPU daerah seperti yang terjadi di Jabar dan Lampung itu banyak tudingan miring ke KPU," ucap Kaka.

Menurut Kaka, ini bisa jadi akibat pola rekrutmen yang harus melalui fit and proper test di Komisi II DPR RI.

"Yang potensial terjadi deal-deal antara orang parpol dengan calon komisioner KPU. Sehingga mengganggu independensi calon Komisioner yang terpilih," tutup Kaka Suminta.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya